To kaili

Saturday, January 24, 2015

Panen dan Pasca Panen Buah Kawis / Kawista dan Kecipir



1.      Buah kawista  limonia acidissima
Buah yang dikalangan masyarakat Jawa di kenal dengan sebutan buah Kawis. Buah kawis memiliki dua jenis yaitu kawista kerikil dan kawista batu.

Kerajaan:
Divisi:
Kelas:


Ordo:
Famili:
Genus:
Limonia
L.
Spesies:
L. acidissima


a.       Syarat Tumbuh
Kawista, seperti juga maja dan jenis-jenis dari Feronella Swingle, mampu hidup pada iklim tropik muson atau yang sewaktu-waktu kering. Tanaman ini dapat tumbuh sampai ketinggian 450 m dpl., di Himalaya bagian barat, yaitu di tempat asalnya. Di Malaysia dan Indonesia, pohon kawista terutama dibudidayakan di daerah-daerah pantai. toleran terhadap kekeringan dan dapat beradaptasi dengan baik pada tanah yang ringan.

b.      Pedoman Budidaya
Kawista dapat diperbanyak dengan benih, setek akar dan penyambungan. Benih kawista berkecambah 2--3 minggu dalam pembibitan; untuk benih yang telah disimpan beberapa minggu, perkecambahan dapat mencapai 80%. Mata tunas dari ranting tua dapat ditempelkan pada semai, menghasilkan pohon kerdil yang dapat berbuah genjah.
c.       Pemeliharaan
Sanitasi kebun
            Pemupukan
            Pemangkasan Bentuk
d.      Hama dan Penyakit
            Ulat daun
Secara umum fisiologi buah kawis atau kawista dapat dideskripsikan sebagai berikut
1.         Kawista berperawakan pohon kecil dan meluruhkan daun-daunnya, tingginya mencapai 12 m,
2.         bercabang banyak dan ramping-ramping, berduri tajam dan lurus, panjangnya sampai 4 cm.
3.          Daunnya majemuk berukuran panjang sampai 12 cm, bersirip ganjil dengan rakis dan tangkainya yang bersayap sempit; anak daunnya berhadapan, 2-3 pasang, anak daun ujung berbentuk bundar telur sungsang, panjangnya sampai 4 cm,
4.         memiliki kelenjar minyak, dan jika daun diremas mengeluarkan sedikit aroma. Bunga jantan dan bunga sempurnanya berbilangan lima, berwarna putih, hijau atau lembayung-kemerahan,
5.          biasanya bergerombol dalam perbungaan yang kendur, terletak di ujung ranting atau di ketiak daun.
6.          Buahnya bertipe buah buni, berkulit keras, berdiameter sampai 10 cm; permukaan kulitnya bersisik, terlepas-lepas, berwarna keputih-putihan;
7.         daging buahnya yang harum itu berisi banyak biji yang berlendir. Bijinya berukuran panjang 5-6 mm, berbulu, berkeping biji tebal dan berwarna hijau;
8.          perkecambahannya epigeal. Batang anakannya ramping, sedikit berbiku-biku (zigzag); 1-4 lembar daun pertama berbentuk daun tunggal.
9.         Pohon kawista memperlihatkan pola perkembangan yang sederhana, yaitu berdaun, berbunga, dan berbuah dalam tahun yang sama.
10.      Dl Asia Tenggara, daun kawista gugur pada bulan Januari, pembungaan diawali pada bulan Februari atau Maret, dan berbuah matang pada bulan Oktober atau November.
11.      Pohonnya tumbuh lambat dan tidak akan menghasilkan buah sampai berumur 15 tahun atau lebih.
12.     Kandungan Daging bauh kawista kira-kira sepertiga dari keseluruhan buah.
13.      Kandungan pektin buah segarnya adalah 3-5%. Setiap 100 g bagian daging buah yang dapat dimakan mmgandung: 74 g air, 8 g protein, 1,5 g lemak, 7,5 g karbohidrat, dan 5 g abu. Dalam 100 g bagian biji yang -dapat dimakan terkandung: 4 g air, 26 g protein, 27 g lemak, 3 5 g karbohidrat, dan 5 g abu. Daging buah yang kering mengandung 15% asam sitrat dan sejumlah kecil asam-asam kalium, kalsium, dan besi.
14.     Kayu kawista berwarna putih kekuningan, keras, agak berat, dan berserat kasar, tetapi urat kayunya rapat dan dapat dipolis sampai berkilap.
15.     Pohon kawista yang dipanen untuk pertama kalinya hanya akan menghasilkan 20-25 buah/pohon. Dalam perkembangannya, jumlah buah akan bertambah 35 kali lipat.
16.     Sementara pohon kawista itu sendiri, akan terus berbuah sampai berumur 15-20 tahun.
17.     Buah kawista yang memiliki bentuk bulat dengan kulit buah burik, daging buah berwarna cokelat kehitaman, dan rasa yang asam-asam manis.
18.     Buah  matang akan jatuh dari pohonnya dengan sendirinya,
19.     Buahnya lebih banyak dijumpai dalam bentuk olahan seperti sirup,dodol, atau minuman ringan.








No comments:

apa yang anda cari ?